Billy Stevanus

Billy Stevanus merupakan salah seorang alumni SMAK 1 Penabur yang lulus pada tahun 2016. Ia bekerja sebagai MC profesional untuk acara-acara seperti konser, talkshow, pesta sweet 17, dsb. Dalam masa pendemi ini, ia melakukan MC secara virtual. Setelah lulus dari Smuki, Billy melanjutkan pendidikannya di fakultas Communication Science Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan jurusan Broadcast and Journalism.

Billy Stevanus

Billy Stevanus

Selama di Smuki, Billy menjadi bagian dari Shutterone, yaitu divisi konten dan dokumentasi digital Smuki. Selain itu, ia juga menjadi bagian dari tim Kriza futsal yang menurutnya paling berkesan karena ia memang sudah menyukai bermain bola sejak dulu. Bahkan, di tahun terakhir ia di Smuki, ia menjadi kapten tim futsal dan memenangkan juara 2 di SmakOneCup.

Billy merasa bahwa secara akademis, ia biasa-biasa saja. “Jadi, memang ga terlalu menonjol karena menurut aku, aku bingung apa yang mesti ditonjolin. Toh, semua anak di Smuki udah pinter-pinter juga gitu. Jadi aku memutuskan untuk menonjol di bidang lain,” katanya. Mengetahui bahwa sekolah di Smuki tidak akan gampang, ada satu quote yang selalu diingatnya yaitu It’s not going to be easy, but it’s going to be worth it.

Menempuh pendidikan di Smuki sangat berkesan untuk Billy karena dapat bertemu dengan banyak orang untuk networking. “Enaknya adalah di Smuki kalo misalnya kamu bisa menyesuaikan diri, kamu bisa bergaul, kamu bisa menjadi orang yang menyenangkan, di Smuki itu setelah lulus kamu bukan jadi pintar doang. Tapi kamu mempunyai networking yang luas, itu sangat penting buat aku,” jelasnya.

Sekolah di Smuki selalu memiliki tantangan, menurut Billy, setiap ulangan juga merupakan struggle. Ia memiliki target untuk lulus, namun dengan tidak melupakan kesenangannya sendiri. Billy selalu meluangkan waktu untuk ngumpul bareng teman-temannya, terutama jika ada acara sweet 17 dan juga tentunya bermain futsal. “Everyday is a struggle,” katanya, “Tapi, bagaimana cara kita bisa manage itu semua, bagaimana cara kita bisa kembang itu semua supaya aku ga ketinggalan masa muda untuk happy.”

Sebagai penutup, Billy menyampaikan sebuah pesan untuk anak Smuki sekarang. “Kalian semua anak pintar, kalian semua anak yang beruntung bisa mendapatkan satu tempat di sekolah terbaik di Indonesia, bukan cuman di Jakarta. Berjuang, jadi yang terbaik. Saling kompetisi itu hal yang baik menurut aku, tapi jangan lupakan sisi lain kehidupan kamu, karena kehidupan kamu bukan cuman belajar, belajar, belajar, tapi juga jangan lupa mengembangkan networking, jangan lupa mengembangkan experience. Karena sekolah itu masalah 3 aspek menurut aku. Satu, knowledge, yang kedua, experience, yang ketiga, networking. Kalo ada satu aja yang ketinggalan menurut aku ada yang kurang dari masa SMA kamu. Jangan lupa untuk bersenang-senang.”