5 Langkah Memilih Jurusan Yang Tepat Setelah Lulus dari SMAK 1

Sebelumnya, saya mau sharing tentang salah satu alasan mengapa saya terdorong untuk mencari jurusan, di tengah-tengah kehidupan SMAK 1 PENABUR yang menuntut kita untuk terus belajar. Jadi, waktu itu saya bertemu keluarga dari teman kedua orang tua saya. Sembari bercakap-cakap, ayah dari keluarga tersebut bertanya, “Anaknya mau masuk jurusan apa?” spontan kedua orang tua saya menjawab, “ga tau juga nih, masih suka berubah,” eh sahutnya lagi, “kalo di sekolah anak saya masih ga tau mau kuliah apa mah diketawain kali.”

BOOM! Rasanya kesal, pengen marah, tapi ada benarnya juga.

Nah, terinspirasi dari peristiwa tersebut, berikut adalah 5 langkah hasil “research” saya yang dapat kalian lakukan untuk mulai mendapatkan bayangan tentang jurusan kuliah yang akan anda pilih setelah lulus dari SMAK 1.

Sebelum mulai ke nomor 1, ada 1 hal yang harus kalian lakukan:

Dekatkan diri kepada Tuhan dan mulai mencari tahu rencana Tuhan

Apapun rencana yang sudah kalian buat, tidak akan dapat berjalan dengan lancar jika tidak seturut dengan rencana Tuhan.

5 Langkah Tepat Memilih Jurusan

smak-1-jurusan-1

1. Mulai browsing tentang jurusan di internet

Di era globalisasi ini, segala informasi bisa didapat melalui internet. Tinggal ketik di search bar, maka informasi akan muncul. Jurusan yang saya ketahui secara mudah diklasifikasikan menjadi:

  • Teknik, meliputi: Teknik Sipil, Teknik Pangan, Teknik Informatika, Computer Science, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Lingkungan, dll.
  • Seni, meliputi: Arsitek, DKV, Desain Interior, Fashion Design, Desain Produk, Musik, Tari (penjurusannya dapat kalian cari di internet), dll.
  • Matematika, meliputi: Matematika Murni, Aktuaria, dll.
  • Ekonomi, meliputi: Akuntansi, Finance, Managemen, Bisnis, dll.
  • Biologi, meliputi: Dokter, Farmasi, Bio Technology, dll.
  • Sosial, meliputi: Hubungan Internasional, Public Relation, Pariwisata, Psikologi, Literatur, Sastra, Arkeologi, Hukum, dll.

smak-1-jurusan-2

2. Kenali dirimu

Hal-hal yang harus kamu ketahui tentang dirimu:

  • Minat

Sederhananya, minat adalah sesuatu yang kalian ingin pelajari tanpa disuruh. Sesuatu yang kalian ingin lakukan untuk seumur hidup kalian. Tips: jika minat kalian banyak, pilihlah 1 jurusan yang kalian minati kemudian lakukanlah setiap hari. Contoh: kalian mau masuk jurusan arsitek, maka mulailah menggambar setiap hari mulai dari sekarang. Jika kalian mau masuk jurusan musik, maka mulailah berlatih alat musik dengan giat.

  • Bakat

Bakat adalah sesuatu yang dapat kalian lakukan dan paling menonjol daripada hal-hal lain yang dapat kalian lakukan. Selain itu, bakat juga merupakan potensi yang dimiliki oleh seseorang sebagai bawaan sejak lahir. Jangan pernah berpikir bahwa kalian tidak punya bakat, karena Tuhan pasti mengaruniakan bakat kepada setiap orang.

  • Kecerdasan

Kecerdasan bukan hanya dapat diukur dari matematika, akan tetapi manusia sesungguhnya punya 9 kecerdasan, yaitu:

  1. Kecerdasan mengolah kata (menulis dan berbicara)
  2. Kecerdasan logika (berhitung/matematika)
  3. Kecerdasan visual (mendesain)
  4. Kecerdasan musikal (memainkan alat musik dan menggubah lagu)
  5. Kecerdasan fisik (kegiatan olahraga dan penari)
  6. Kecerdasan interpersonal (kemampuan untuk memahami orang lain)
  7. Kecerdasan intrapersonal (kemampuan untuk memahami diri sendiri)
  8. Kecerdasan lingkungan (mencintai alam)
  9. Kecerdasan intuitif (jarang sekali orang yang memiliki kecerdasan ini, karena kecerdasan ini meliputi indera ke-6

smak-1-jurusan-3

3. Kenali lapangan pekerjaan

Berikut adalah contoh dari jenis pekerjaan dan gambaran umum tentang suasana pekerjaannya:

  • Teknik: di lapangan/pabrik
  • Seni (desain & arsitek):bertemu client atau bekerja di kantor perusahaan
  • Seni (musik): pentas di aula resital atau sebagai guru
  • Ekonomi (akuntansi): membuat pembukuan dll. di perkantoran, bertemu client (audit)
  • Biologi (dokter): menyembuhkan pasien di rumah sakit
  • Biologi (teknologi): menjadi peneliti atau quality control, membuat produk baru di lab
  • Sosial (hubungan international): di kedutaan
  • Sosial (pariwisata): menjadi juru masak, penerima tamu, dll. di perhotelan
  • Sosial (psikologi): menjadi HRD di kantor, di rumah sakit, dll.

smak-1-jurusan-4

4. Kenali materi yang akan dipelajari

Kalian dapat mulai mencari di google “mata kuliah jurusan …”, maka kalian dapat memperoleh gambaran tentang materi yang akan kalian pelajari dan yakinkan diri apakah kalian akan menyukai hal-hal yang dipelajari. Berikut adalah suasana kuliah dari beberapa mata kuliah:

  • Jurusan Desain: tugas setiap pertemuan, fix begadang, awal semester menggambar manual, belajar fotografi juga, membeli banyak peralatan kesenian, saat ujian akhir tinggal mengumpulkan tugas (tidak usah mengerjakan soal)
  • Jurusan Biotech, Foodtech, Farmasi: lebih banyak kerja di lab, banyak membuat laporan, menggunakan mikroskop.
  • Jurusan Musik: mempelajari teori maupun praktek musik, setiap hari harus latihan alat musik.

Setelah kalian telah memutuskan 1 jurusan yang akan kalian pilih:

smak-1-jurusan-5

5. Mantapkan diri anda tentang pertanyaan di bawah ini:

  • Why did you pick that major?
  • Can you do it?
  • Will you do it?
  • Will you like your workplace?
  • Will you be happy with your life and work?
  • Will you still choose your old work even though there’s a job with a bigger salary but doesn’t have any relation with what you’ve learned from your major?
  • What do you want to do for the rest of your life?

 

Hal selanjutnya yang harus dilakukan setelah memilih jurusan:

smak-1-jurusan-6

 

1. Cari universitas

Kebanyakan universitas sudah memiliki website masing-masing, cari informasi berikut ini:

  • Fakultas dan jurusan yang terdapat di universitas tersebut
  • Mata kuliah dalam jurusan tersebut
  • Tanggal pendaftaran
  • Requierements

smak-1-jurusan-7

 

2. Persiapkan diri

  • Jika ingin kuliah di luar negeri, persiapkan IELTS minimal 6.5.
  • Nilai rata-rata rapor dan UN minimal 85 atau 80.
  • Jika ingin mengambil desain, maka persiapkan minimal 5 portfolio.

Beberapa mitos yang keliru tentang memilih jurusan kuliah:

  • Minta konsultasi ke guru BK, berharap guru BK bisa menentukan jurusan buat kamu

Kamulah yang menentukan jurusan yang akan kamu pilih, bukan orang lain. Guru BK hanya membantu-mu dengan memberikan arahan.

  • Cari pekerjaan yang bergaji besar

Sesuaikan jurusan sesuai dengan minat, bakat, dan kecerdasanmu. Cintailah pekerjaanmu, maka uang akan mengalir dengan sendirinya.

  • Di SMAK 1 aku jurusannya IPA, maka jurusan kuliah nanti juga harus berhubungan dengan IPA

Pendapat ini salah, ubahlah pola pikirmu: “nanti setelah lulus mau jadi apa?”, kalau jawabanmu bukan ilmuwan, atau kamu tidak ingin bekerja di lab, tidak ada salahnya untuk memilih jurusan di luar IPA.

Semoga dengan membaca artikel ini, wawasan kalian tentang dunia perkuliahan lebih terbuka. Nah, jika kalian punya pertanyaan tentang jurusan kuliah dan masa depan, don’t hesitate to leave the comment below.

“Choose the major that you’d like to learn and do for the rest of your life.

“Jurusan yang kamu pilih nanti hendaknya menjadi lapangan pekerjaanmu, tapi hal itu tidak akan memperkecil kesempatanmu untuk berkarya dan membuka usaha di bidang lain.”

See you on top!